{"id":1074,"date":"2021-07-22T13:13:16","date_gmt":"2021-07-22T06:13:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.scisi.co.id\/?p=1074"},"modified":"2021-07-22T13:13:19","modified_gmt":"2021-07-22T06:13:19","slug":"pmk-82-2021","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.scisi.co.id\/id\/blog\/pmk-82-2021\/","title":{"rendered":"PMK 82\/2021"},"content":{"rendered":"\n<h1>PMK 82\/2021 Terbit, Begini Ketentuan Pembebasan PPh Pasal 22 Impor<\/h1>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/news.ddtc.co.id\/user\/redaksi-ddtcnews\"><strong>Redaksi DDTCNews<\/strong><\/a>\u00a0| Rabu, 21 Juli 2021 | 14:32 WIB<\/p>\n\n\n\n<p>JAKARTA, DDTCNews \u2013 Melalui&nbsp;<a href=\"https:\/\/perpajakan.ddtc.co.id\/peraturan-pajak\/read\/peraturan-menteri-keuangan-82pmk-032021\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">82\/2021<\/a>, pemerintah memperpanjang waktu insentif pembebasan pemungutan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 Impor yang dipungut oleh bank devisa atau Ditjen Bea dan Cukai (DJBC).<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti diketahui, perpanjangan waktu diberikan hingga 31 Desember 2021. Perpanjangan jangka waktu tersebut hanya berlaku untuk pemberi kerja dan\/atau wajib pajak dari 132 kode klasifikasi lapangan usaha (KLU) yang ditetapkan PMK 82\/2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena beleid tidak mencabut ketentuan sebelumnya, pembebasan pemungutan diberikan kepada wajib pajak dengan kriteria tertentu yang sudah dimuat dalam\u00a0<a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/perpajakan.ddtc.co.id\/peraturan-pajak\/read\/peraturan-menteri-keuangan-9pmk-032021\" target=\"_blank\">PMK 9\/2021<\/a>. Namun, pembebasan pada Juli\u2014Desember 2021 tidak diberikan untuk wajib pajak perusahaan KITE dan kawasan berikat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPembebasan dari pemungutan PPh \u2026 diberikan melalui Surat Keterangan Bebas (SKB) Pemungutan PPh Pasal 22 Impor,\u201d bunyi penggalan Pasal 10 ayat (5)&nbsp;<a href=\"https:\/\/perpajakan.ddtc.co.id\/peraturan-pajak\/read\/peraturan-menteri-keuangan-9pmk-032021\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">PMK 9\/2021<\/a>&nbsp;s.t.d.d.&nbsp;<a href=\"https:\/\/perpajakan.ddtc.co.id\/peraturan-pajak\/read\/peraturan-menteri-keuangan-82pmk-032021\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">PMK 82\/2021<\/a>, dikutip pada Rabu (21\/7\/2021).<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk wajib pajak yang memiliki kewajiban penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh tahun pajak 2019, KLU yang dipakai adalah KLU dalam SPT atau pembetulan SPT Tahunan PPh tahun pajak 2019 yang telah dilaporkan. Ketentuan ini berlaku untuk kode KLU sama dengan data yang terdapat dalam administrasi perpajakan (<em>masterfile<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk wajib pajak yang memiliki kewajiban penyampaian SPT Tahunan PPh tahun pajak 2019 tapi tidak menuliskan kode KLU atau salah mencantumkan kode KLU, pemanfaatan insentif akan menggunakan kode KLU dalam\u00a0<em>masterfile.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Penggunaan kode KLU dalam data&nbsp;<em>masterfile&nbsp;<\/em>juga berlaku bagi wajib pajak yang belum atau tidak memiliki kewajiban penyampaian SPT Tahunan PPh tahun pajak 2019.<\/p>\n\n\n\n<p>Wajib Pajak mengajukan permohonan SKB melalui saluran tertentu pada laman&nbsp;<a href=\"http:\/\/www.pajak.go.id\/\">www.pajak.go.id<\/a>&nbsp;dengan menggunakan formulir sesuai contoh sebagaimana dimaksud dalam Lampiran.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala KPP tempat wajib pajak terdaftar menerbitkan SKB Pemungutan PPh Pasal 22 Impor jika wajib pajak memenuhi kriteria. Namun, Kepala KPP tempat wajib pajak terdaftar juga bisa menerbitkan surat penolakan jika wajib pajak tidak memenuhi kriteria.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJangka waktu pembebasan dari pemungutan PPh Pasal 22 Impor \u2026 berlaku sejak tanggal Surat Keterangan Bebas diterbitkan,\u201d bunyi penggalan Pasal 10 ayat (8) PMK 9\/2021 s.t.d.d. PMK 82\/2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Wajib Pajak yang telah mendapatkan pembebasan PPh Pasal 22 Impor harus menyampaikan laporan realisasi pembebasan PPh Pasal 22 Impor setiap bulan melalui saluran tertentu pada laman\u00a0<a href=\"http:\/\/www.pajak.go.id\/\">www.pajak.go.id<\/a>. Penyampaian laporan paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir. (kaw)<\/p>\n\n\n\n<p>(Sumber : <a href=\"https:\/\/news.ddtc.co.id\/pmk-82-2021-terbit-begini-ketentuan-pembebasan-pph-pasal-22-impor-31409?page_y=0\">news.ddtc.co.id<\/a>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PMK 82\/2021 Terbit, Begini Ketentuan Pembebasan PPh Pasal 22 Impor Redaksi DDTCNews\u00a0| Rabu, 21 Juli 2021 | 14:32 WIB JAKARTA, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1075,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"inline_featured_image":false},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.scisi.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1074"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.scisi.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.scisi.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.scisi.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.scisi.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1074"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.scisi.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1074\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1076,"href":"https:\/\/www.scisi.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1074\/revisions\/1076"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.scisi.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.scisi.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.scisi.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.scisi.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}