March 16, 2021

Kemko Perekonomian: Impor Beras untuk Jaga Stok hingga Akhir Tahun

Minggu, 14 Maret 2021 | 16:24 WIB
Oleh : Herman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdalifah Mahmud membeberkan alasan pemerintah membuka keran impor beras sebanyak 1 juta ton pada tahun ini. Salah satu pertimbangannya untuk mengantisipasi persediaan sampai akhir tahun lantaran stok di Bulog semakin menipis.

Berdasarkan data Bulog, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang ada di Bulog saat ini sekitar 877.000 ton. Padahal menurut Musdalifah, seharusnya CBP di Bulog minimal 1,5 juta ton, sedangkan konsumsi bulanan mencapai 2,5 juta ton.

“Kita perlu antisipasi sampai akhir tahun. Harus ada stok sampai 1,5 juta ton, apalagi saat ini kondisinya masih pandemi, kita tidak mau harga naik. Tahun lalu, stabilitas harga beras bisa kita jaga karena kita punya stok 1,5 ton, jadi tidak ada spekulan yang menaikkan harga. Begitu harga naik, kita langsung intervensi dengan operasi pasar. Makanya kita harus jaga betul supaya stoknya cukup,” kata Musdalifah saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (14/3/2021).

Meskipun akan segera masuk musim panen, menurut Musdalifah kondisinya sampai akhir tahun juga belum pasti. Apalagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga memprediksi masih akan terjadi curah hujan yang tinggi hingga Mei 2021. Hujan deras juga bisa menyebabkan padi rebah, sehingga memengaruhi kualitasnya dan hanya bisa disimpan maksimal tiga bulan.

“Jadi kalau kita ingin punya jaminan persediaan sampai akhir tahun, harus diantisipasi dari sekarang karena khawatir dengan panen-panen selanjutnya,” kata Musdalifah.

Untuk hasil panen raya, Musdalifah memastikan hasilnya juga tetap akan diserap oleh Bulog. Sedangkan rencana impor ini dilakukan lebih untuk persediaan hingga akhir tahun. Beras tersebut juga hanya akan keluar apabila ada penugasan dari pemerintah untuk melakukan operasi pasar, sehingga tidak akan mengganggu harga di pasar.

"Ini (impor beras) sebenarnya untuk mengisi daerah-daerah yang defisit. Kalau di Bulog, sebenarnya itu aman sekali, tidak akan mengganggu harga pasar," kata Musdalifah.

Sumber: BeritaSatu.com

cogenvelopephonemaplaptop-phonebriefcasearrow-right-circle linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram